jump to navigation

Akibat dari Keseringan Mengupil June 29, 2012

Posted by ariefsyamsudien in Info.
trackback

Akibat dari Keseringan Mengupil – Bagi beberapa orang mengupil adalah kegiatan yg mengasyikkan atau menyenangkan. Tapi mengupil terlalu sering ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan & tubuh seseorang. Berdasarkan survei yg dilakukan oleh tim peneliti dari Wisconsin dgn melibatkan 200 partisipan, diketahui bahwa rata-rata seseorang mengupil

sebanyak 4 kali sehari yg dilakukan saat sedang senggang atau santai. Mengupil adlh kegiatan yg positif krn membantu membersihkan hidung dri kotoran atau benda asing yg masuk dgn menggunakan jari.
Meskipun kegiatan yg umum, tapi bagi budaya tertentu cenderung tabu karena bisa menimbulkan perasaan jijik & geli.
Upil yg ada dihidung sebenarnya terbentuk dri lendir yg mengering. Membran mukosa dirongga hidung akan terus menerus menghasilkan lendir basah yg berfungsi menghilangkan debu & benda-benda asing lainnya yg masuk ke hidung. Lendir yg mengering ini akan menyebabkan sensasi iritasi yg kadang menimbulkan rasa gatal & memicu orang untuk mengupil.
Seperti dikutip dari eHow, ada beberapa alasan yg membuat seseorang harus mengupil, yaitu:
* Sedang bengong atau memikirkan sesuatu
Penyebab paling umum orang mengupil terjadi ketika seseorang sedang tidak memikirkan apa-apa, bingung atau bosan. Tindakan ini hampir sama dgn kebiasaan menggigit kuku atau mengisap jempol, karenanya tak jarang orang tanpa sadar melakukannya didepan umum
* Menghilangkan iritasi
Hidung memiliki kecenderungan menjadi kering & teriritasi oleh hal-hal seperti alergi, bahan kimia & polusi udara. Saat hidung mengalami iritasi, maka akan timbul rasa gatal & keinginan untuk menggaruk melalui cara mengupil
* Untuk menghilangkan sekresi hidung
Ketika sedang pilek, infeksi sinus & alergi bisa menyebabkan sekresi hidung atau lendir meningkat. Sekresi ini seiring waktu akan mengering yg membuat seseorang sulit bernapas. Karenanya seseorang akan mengupil untuk membuat napasnya lega & menghilangkan penumpukan lender
* Gangguan obsesif-kompulsif
Salah satu tanda gangguan obsesif kompulsif adalah suka mengupil yg disebut dengan rhinotillexomania.

Mengupil dilakukan untuk meringankan perasaan-perasaan negatif yg mengganggu pikirannya, karenanya seringkali ia mengupil didepan umum & tdk melihat kondisi disekitarnya. Orang dgn gangguan ini membutuhkan bantuan medis atau psikolog.

Satu hal yg pasti adalah selalu mencuci tangan sebelum & sesudah mengupil, memotong kuku & jangan menarik upil terlalu keras agar tidak melukai lapisan didalam hidung.

Tapi jika seseorang terlalu sering mengupil bisa menyebabkan hidung menjadi kering yg dapat memicu perdarahan. Hal ini karena secara alami hidung tetap membutuhkan pelumas setiap saat untuk mencegahnya dari kekeringan.

Sedangkan jika seseorang jarang mengupil, maka lendir yg bercampur dengan kotoran tersebut akan semakin mengeras yg menghambat pernapasan (sulit bernapas) serta membuat hidung tidak lagi bisa efektif menyaring benda-benda asing dari luar

AKIBAT KESERINGAN NGUPIL/NGORONG diantaranya:

1. Mudah terkena flu

Virus flu bisa melewati selaput lendir yg salah satunya terdapat didalam hidung. Memasukkan jari-jari yg terkontaminasi virus ini ke dalam hidung bisa menyebabkan seseorang terkena flu yg disebabkan oleh diri sendiri. Dalam beberapa hari ke depan, seseorang bisa saja mengalami flu, tenggorokan gatal & serangan bersin-bersin
2. Mimisan
Jika terlalu sering mengupil atau mengupil dengan keras bisa menyebabkan kerusakan pada lapisan dihidung yg berfungsi melindungi tubuh dari bakteri & benda-benda asing di udara, sehingga memicu terjadinya mimisan
3. Infeksi Selain
Infeksi virus flu, terlalu sering mengupil menyebabkan kuman & bakteri lebih mudah masuk ke hidung & menyebar ke bagian tubuh lain
4. Merontokkan rambut hidung
Ketika mengupil secara konsisten & terus menerus akan menyebabkan rambut hidung rontok. Padahal rambut ini memiliki fungsi penting untuk menyaring debu & polutan diudara. Tanpa rambut hidung akan membuka jalan bagi semua jenis penyakit & infeksi masuk ke dalam tubuh
5. Bisa mengakibatkan kematian
Kondisi ini bisa terjadi jika seseorang berusaha mengeluarkan upil yang besar. Karena di dalam hidung ada tulang yang disebut tulang ethmoid, tulang ini memisahkan hidung dari otak. Jika saat mengupil seseorang menusuk tulang ini, maka cairan di otak bisa bocor yg menyebabkan meningitis.

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: