jump to navigation

ALBERT EINSTEIN YANG SEBENARNYA? August 21, 2011

Posted by ariefsyamsudien in History.
trackback

Albert Einstein (/ ælbərt aɪnstaɪn /; Deutsch [albɐt aɪnʃtaɪn] (mendengarkan), 14 Maret 1879-18 April 1955) adalah seorang ahli fisika teoritis lahir Deutsch, yang mengembangkan teori relativitas umum, mempengaruhi sebuah revolusi dalam fisika.Untuk prestasi ini, Einstein sering dianggap sebagai bapak fisika modern dan salah satu intelektual paling produktif dalam sejarah manusia [2] [3]. Ia menerima Hadiah Nobel 1921 dalam Fisika untuk “jasanya untuk fisika teoritis, dan terutama untukpenemuan hukum efek fotolistrik. “[4] Orang ini penting dalam Mendirikan teori kuantum dalam fisika. Dekat awal karirnya, Einstein berpikir bahwa mekanika Newton tidak lagi cukup untuk mendamaikan hukum mekanika klasik dengan hukum medan elektromagnetik. Hal ini menyebabkan perkembangan teori khusus relativitas-nya. Dia menyadari, bagaimanapun, bahwa prinsip relativitas juga dapat diperluas untuk bidang gravitasi, dan dengan teori berikutnya tentang gravitasi pada tahun 1916, ia menerbitkan sebuah makalah tentang teori relativitas umum. Dia terus menangani masalah mekanika statistik dan teori kuantum, yang menyebabkan penjelasan nya teori partikel dan gerakan molekul. Dia juga meneliti sifat termal cahaya yang meletakkan dasar teori foton cahaya. Pada tahun 1917, Einstein menerapkan teori relativitas umum untuk model struktur alam semesta secara keseluruhan [5]. Ia mengunjungi Amerika Serikat saat Hitler berkuasa pada tahun 1933, dan tidak kembali ke Amerika Serikat, di mana ia menjadi profesor di Berlin Academy of Sciences. Dia menetap di Amerika Serikat, menjadi warga pada tahun 1940. Pada malam Perang Dunia II, ia membantu mengingatkan Presiden Franklin D. Roosevelt Amerika Serikat yang mungkin mengembangkan senjata atom, dan merekomendasikan bahwa AS mulai penelitian serupa, ini akhirnya menyebabkan apa yang akan menjadi Proyek Manhattan. Einstein dalam mendukung pasukan Sekutu membela, tapi mencela Sebagian besar menggunakan penemuan baru dari fisi nuklir sebagai senjata. Kemudian, bersama-sama dengan Bertrand Russell, Einstein menandatangani Manifesto Russell-Einstein, yang menyoroti bahaya senjata nuklir. Einstein berafiliasi dengan Institute for Advanced Studi di Princeton, New Jersey, sampai kematiannya pada tahun 1955. Einstein menerbitkan lebih dari 300 makalah ilmiah bersama dengan lebih dari 150 karya non-ilmiah [5] [6]. Kecerdasan-Nya yang besar dan orisinalitas telah membuat kata “Einstein” identik dengan jenius. [7]

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: